Gibbs: Bahasa Bukan Penghalang Bagi Gabriel
Meski pemain Brasil tersebut kurang berbahasa Inggris, namun ia telah menetap dengan cepat di Arsenal
Gabriel bantu Arsenal mengamankan gawangnya tanpa kebobolan, pada debut pertamanya di hari Minggu
Kieran Gibbs merasa yakin sesama pemain bek Gabriel Paulista bisa mengatasi hambatan bahasa dan menjadi bintang Barclays Premier League bersama Arsenal.
Bek tengah asal Brasil tersebut didatangkan bulan Januari kemarin dari klub Liga Spanyol Villarreal, dan masih menunggu debutnya di kasta tertinggi Inggris menjelang derby London hari Sabtu di kandang Crystal Palace.
Tetapi pemain berusia 24 tahun tersebut telah menampilkan performa yang sangat menjanjikan pada debut Gunners nya, dalam kemenangan di Piala FA melawan tim liga Championship Middlesbrough, hari Minggu, dan pemain internasional Inggris Gibbs telah memuji kecakapan fisiknya.
Unit defensif Arsenal bekerja keras saat menjalani latihan untuk memastikan Gabriel tidak kesulitan dalam berkomunikasi saat pertandingan, namun Gibbs mengatakan Alexis Sanchez telah membuktikan debutnya yang gemilang di Emirates Stadium, bahwa kendala bahasa tidak akan menjadi ganjalan.
"Dia mendapatkan debutnya dan bermain dengan sangat baik," kata Gibbs kepada www.arsenal.com. "Dia seperti telah bermain di level ini dalam waktu yang lama. Dia telah beradaptasi dengan baik di sini, yang mana sangat bagus bagi kami.
"Dia tidak berbicara bahasa Inggris saat ini, dan itu sama dengan Alexis ketika ia baru tiba. Ini tidak akan butuh waktu lama. Kami telah mengajarinya beberapa kata yang dibutuhkan, agar ia dapat membiasakan diri.
"Dalam latihan dan hal lain dalam seminggu, [asisten manajer Arsenal] Steve Bould telah berkomunikasi dengannya melalui salah satu pemain Spanyol, yang kemudian diterjemahkan dalam bahasa Inggris sehingga dia mengerti ketika berkomunikasi di lapangan. Itu merupakan awalnya, untuk saling memahami adalah hal yang penting."
Salah satu aspek dari permainan Gabriel yang tidak perlu terjemahan adalah permainan tanpa basa-basi, saat melakukan tekling dan bertahan, dan Gibbs yakin bahwa kekuatan fisik akan bermanfaat baginya, yang mana sangat diperlukan di BPL.
"Salah satu hal terbesar yang saya sadari dalam dirinya adalah bahwa dia sanggup menghadapi permainan fisik dalam sebuah pertandingan," ujarnya. "Itulah yang kami inginkan dari seorang bek tengah.
"Pada tahap musim ini, kami tak bisa lagi menyalahi kurangnya pemain karena cedera. Dan merupakan hal yang sangat baik kerena kami telah memiliki sektor pertahanan tengah yang solid, yang mana seluruh pemain tersedia."
Gelandang Mathieu Flamini, yang telah sukses melewati transisi sepakbola di Inggris maupun di Italia, sudah meninggalkan negara asalnya Prancis di usia yang masih muda, dan sepaham dengan pemikiran Gibbs yang menyatakan bahwa ia telah terkesan oleh pemain baru yang ingin meningkatkan diri tersebut.
"Permainan sepak bola Inggris sangat bertumpu pada kekuatan fisik sehingga itu sangat baik baginya [Gabriel] karena dia belajar dengan sangat cepat," kata Flamini. "Dia tidak berbicara bahasa Inggris sama sekali, sehingga kami untuk saat ini hanya mencoba untuk beradaptasi dengannya. Dia bermain sangat baik, jadi terkadang Anda tidak perlu berbicara bahasa Inggris untuk menjadi pemain di tim Arsenal.
"Dia memiliki karakter yang sangat baik dan juga merupakan pemuda yang sangat baik, sehingga kami mencoba melakukan yang terbaik untuk menjadikannya bagian dari tim, dan saya pikir kami melakukannya dengan baik karena ia bermain dengan bagus [kontra Middlesbrough]."
Manajer Arsenal Arsene Wenger merasa senang melihat tanda-tanda awal dari kualitas baiknya, yang membuatnya untuk merekrut Gabriel.
"Anda lihat ada beberapa potensi yang besar, fokus permainan yang baik, kesigapan yang baik, dan keinginan yang baik dalam hal bertahan," katanya kepada Arsenal Player.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar