Minggu, 08 Maret 2015

Rodgers Sanjung Coutinho

Manajer Liverpool mengatakan gelandang akan tampil lebih baik lagi setelah mencetak gol melawan Man City

Philippe Coutinho meningkatkan kemampuan mencetak gol nya
Brendan Rodgers memuji performa Philippe Coutinho, setelah Liverpool melupakan kekecewaan di pertengahan minggu saat mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1 di Barclays Premier League.
Untuk musim kedua nya di Liverpool sang gelandang telah mencetak gol penentu kemenangan melawan City, gol menyintirnya yang sensasional 15 menit sebelum laga usai memastikan tiga poin setelah gol spektakuler lainnya dari Jordan Henderson dibalaskan oleh gol Edin Dzeko dibabak pertama.
Coutinho bahkan mencetak gol yang lebih luar biasa dalam pertandingan liga sebelumnya, saat bertandang ke Southampton, dan Rodgers senang bahwa pemain Brasil tersebut menambahkan kemampuan mencetak gol pada permainan kreatifnya, tak lama setelah memperpanjang masa kontraknya di Anfield.
"Yang lebih baiknya lagi, setelah ia menandatangani kontrak, ia mulai mencetak gol," kata Rodgers. "Dia sangat menyenangkan untuk disaksikan. Dia adalah seorang anak yang telah menghasilkan begitu banyak kualitas permainan dalam usianya yang baru 22 tahun. 
"Orang-orang lupa bahwa ia bergabung saat usianya 20, ia masih berkembang dan beradaptasi dengan negara baru. Dia pesepakbola yang sensasional, dan sekarang dia mulai menambahkan kemampuan mencetak golnya kedalam kualitas itu."
Meskipun dengan performanya yang baik, Rodgers merasa bahwa ia masih dapat berkembang lagi.
"Dia sudah menjadi bintang di Liga Premier, tetapi masih ada peningkatan yang dapat dibuatnya," kata Rodgers. "Dia adalah pemain muda yang telah berkembang, dia mendapatkan kepercayaan dari rekan timnya, ia bermain di sebuah klub sepak bola yang sangat memujanya, dan dia sangat dicintai di sini, dengan alasan itu juga dia menandatangani kontrak baru."
Rodgers menjelaskan bahwa peningkatan mencetak gol Coutinho baru-baru ini adalah tendangan dari jarak jauh, setelah mencetak gol serupa di Piala FA melawan Bolton Wanderers, yang merupakan hasil dorongan dari staf pelatih untuk mulai berpikir mengenai kontribusinya dalam mencetak gol.
"Dia adalah pemain yang selalu menciptakan assist dan membuat operan terakhir selama karirnya, penyuplai bola atau berpadu dengan pemain lain," kata manajer Liverpool tersebut. "Tetapi kami belum lama ini menyemangatinya, dan alhasil dia telah memperlihatkan lebih banyak kinerja di sesi latihan.
"Sekarang dia tiba di jantung pertahanan lawan, dan jelas bahwa dia mampu untuk menciptakan sesuatu dan mendapatkan tembakan. Apakah Anda lihat gol itu, saat melawan Bolton yang merupakan serangan luar biasa, begitu juga dengan beberapa serangan lainnya.
"Dia sekarang mulai mendapatkan kesuksesan dari itu, dan itu jelas mendorongnya untuk menembak lagi."
Kemenangan ini memperkuat posisi Liverpool dalam perburuan peringkat empat besar, dengan serentetan laga tandang tak terkalahkan yang sudah bertambah menjadi 11 di liga, namun Rodgers menolak untuk terbawa suasana menjelang kunjungan Burnley hari Rabu.
"Kini kami harus fokus pada pertandingan Burnley," katanya. "Sejak laga dimulai lagi pada November, peraihan poin dan tingkat penampilan kami sudah sangat baik.
"Jika kami bisa menembus empat besar, itu akan menjadi pencapaian yang lebih baik dibanding musim lalu, namun, kami harus tetap fokus dan berkonsentrasi." 
Manajer City Manuel Pellegrini, mengaku bahwa timnya tengah menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan gelar Barclays Premier League musim ini.
"Kami kehilangan tiga poin dengan satu pertandingan lebih sedikit dibanding Chelsea," katanya kepada Sky Sports. "Tentu akan sulit untuk mencapai puncak klasemen jika Anda kehilangan tiga poin.
"Tapi kami harus terus mencoba dan berusaha untuk mendapatkan kembali performa kami dan melihat sejauh mana hal itu mengantar kami."
Pelatih asal Chili itu soroti kesalahan dalam penguasaan bola sebagai faktor utama kekalahan City, sesuatu yang perlu mereka segera perbaiki jika ingin menyalip tim asuhan Jose Mourinho Chelsea.
"Ini adalah pertandingan yang berimbang, tetapi Liverpool menang karena mereka mencetak dua gol indah," tandasnya. "Tapi di babak pertama kami kehilangan terlalu banyak bola, terutama di 15 menit pertama.
"Setelah itu kami menyamakan kedudukan dan kemudian serangan Aguero membentur mistar gawang. Sedangkan di babak kedua kami tidak masuk ke kotak penalti mereka, sehingga kami mencoba untuk mengubah gaya bermain kami.
"Saya khawatir bahwa kami kehilangan bola terlalu banyak, permainan dalam situasi tertekan adalah faktor yang penting. Ada banyak hal yang harus kami analisis untuk dibenahi."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar