Kane Cetak Dua Gol Hadapi QPR
Sang striker mencapai 16 gol di liga musim ini, dalam kemenangan 2-1 di Loftus Road
Harry Kane menyundul gol pembuka melawan QPR
Harry Kane kembali menikmati derby London saat dua golnya memberikan Tottenham Hotspur kemenangan 2-1 atas Queens Park Rangers pada lanjutan Barclays Premier League.
Dihadapan manajer timnas Inggris Roy Hodgson di Loftus Road, Kane melanjutkan musim nya yang mengesankan dan meningkatkan peraihan golnya di musim ini menjadi 16, dan 26 gol di semua kompetisi tingkat klub.
Delapan dari gol tersebut datang dalam lima laga derby London terakhir di Barclays Premier League, dengan pertahanan QPR yang lemah yang membiarkan Kane membobol gawang mereka di menit ke-34 dan 68.
Charlie Austin, sesama striker yang juga berharap dipanggil timnas Inggris, melewatkan tiga peluang emas bagi QPR di babak pertama dalam pertemuan yang sangat mendebarkan sebelum terjadinya gol dari Kane. Mantan gelandang Spurs Sandro mengurangi defisit skor di 15 menit akhir, tetapi tim Chris Ramsey, yang sempat mengklaim penalti dimasing-masing babak, tetap tiga poin dari posisi aman dengan 10 pertandingan tersisa.
Rio Ferdinand dan Mauricio Isla kembali ke tim utama QPR, sementara Ben Davies menggantikan Danny Rose di bek kiri Tottenham.
Striker QPR Bobby Zamora melayangkan bola hasil tandukannya yang masih membentur mistar gawang di menit pertama, saat mantan klubnya mengawali laga dengan lambat. Tetapi itu tidak butuh waktu lama bagi Spurs untuk menemukan ritme permainan mereka, dan kiper QPR Rob Green membuat penyelamatan yang baik untuk menyangkal serangan Kane, hasil umpan dari Kyle Walker di sayap kanan.
Walker kemudian melakukan blunder dan nyaris membuat QPR mengambil keunggulan di menit ke-20, ketika Austin meneruskan sundulannya ke gawang Spurs, namun Hugo Lloris menanggapi serangan itu dengan sebuah reaksi yang baik.
Duet Zamora dan Austin melancarkan bola bagi Matt Phillips yang kemudian menembakan bola dan melebar di area penalti, sebagaimana QPR semakin percaya diri untuk meningkatkan intensitas serangan. Austin kembali nyaris mencetak gol dengan laga yang masih berlangsung 29 menit, saat ia mendapatkan bola di luar pertahanan Spurs dan menghujamkan tendangan kaki kirinya tepat ke arah mistar gawang.
QPR menyesali terbuangnya peluang tersebut, saat Kane menyambut tendangan bebas Andros Townsend melalui sundulannya, memanfaatkan pertahanan tuan rumah yang tidak terorganisir dengan baik, dan Green yang sudah terlanjur keluar dari gawangnya hanya bisa terpaku.
Klaim penalti Isla tak digubris wasit, ketika ia terjatuh saat dihadang Lloris, yang sekali lagi dapat mengamankan upaya dari Austin di perpanjangan waktu babak pertama setelah Green berhasil mengagalkan sepakan keras Walker yang sempat membentur salah seorang pemain.
Spurs mengawali babak kedua dengan baik, di mana sepakan melengkung Christian Eriksen masih mengenai tiang gawang dan Kane mencoba me-rebound bola tersebut, namun upayanya masih melebar dari sisi gawang. Giliran Townsend yang melewatkan peluang di menit ke-49 ketika bola Steven Caulker berhasil tercuri, sementara Eriksen gagal untuk mengalamatkan bola kepada Nacer Chadli saat Spurs menggempur QPR pada serangan balik.
Sebuah pola permainan langsung ke arah Zamora terbukti bermanfaat bagi QPR, di mana laju sepakannya masih dapat ditahan oleh Lloris didekat tiang gawang pada menit ke-57. Rekan penyerang Zamora, Austin, secara tak terduga menjadi pahlawan dua menit kemudian ketika ia menghalau tendangan Eriksen sebelum melewati garis gawang saat ia ikut turun ke pertahanan timnya.
Pertengahan babak kedua, tekanan yang dilancarkan Spurs dimanfaatkan Kane yang berhasil menerobos jebakan offside QPR yang buruk, dan ia berhasil melewati Green dan mencetak gol bagi timnya.
Tak lama berselang, Sandro lalu menghujamkan tendangan dari area kotak terlarang yang berakhir menjadi skor bagi kubunya sendiri, di saat Austin masih melakukan protes penalti saat Nabil Bentaleb mengagalkan tembakan jarak dekat nya.
Namun, wasit Craig Pawson lagi-lagi tak bergeming, yang memungkinkan tim Mauricio Pochettino untuk meraih kemenangan back-to-back Barclays Premier League usai kekalahan di babak final Piala Liga melawan Chelsea. Tiga poin ini kembali mengangkat Spurs ke urutan keenam, tiga poin di bawah Manchester United, urutan terakhir untuk meraih tiket ke Liga Champions.
Dihadapan manajer timnas Inggris Roy Hodgson di Loftus Road, Kane melanjutkan musim nya yang mengesankan dan meningkatkan peraihan golnya di musim ini menjadi 16, dan 26 gol di semua kompetisi tingkat klub.
Delapan dari gol tersebut datang dalam lima laga derby London terakhir di Barclays Premier League, dengan pertahanan QPR yang lemah yang membiarkan Kane membobol gawang mereka di menit ke-34 dan 68.
Charlie Austin, sesama striker yang juga berharap dipanggil timnas Inggris, melewatkan tiga peluang emas bagi QPR di babak pertama dalam pertemuan yang sangat mendebarkan sebelum terjadinya gol dari Kane. Mantan gelandang Spurs Sandro mengurangi defisit skor di 15 menit akhir, tetapi tim Chris Ramsey, yang sempat mengklaim penalti dimasing-masing babak, tetap tiga poin dari posisi aman dengan 10 pertandingan tersisa.
Rio Ferdinand dan Mauricio Isla kembali ke tim utama QPR, sementara Ben Davies menggantikan Danny Rose di bek kiri Tottenham.
Striker QPR Bobby Zamora melayangkan bola hasil tandukannya yang masih membentur mistar gawang di menit pertama, saat mantan klubnya mengawali laga dengan lambat. Tetapi itu tidak butuh waktu lama bagi Spurs untuk menemukan ritme permainan mereka, dan kiper QPR Rob Green membuat penyelamatan yang baik untuk menyangkal serangan Kane, hasil umpan dari Kyle Walker di sayap kanan.
Walker kemudian melakukan blunder dan nyaris membuat QPR mengambil keunggulan di menit ke-20, ketika Austin meneruskan sundulannya ke gawang Spurs, namun Hugo Lloris menanggapi serangan itu dengan sebuah reaksi yang baik.
Duet Zamora dan Austin melancarkan bola bagi Matt Phillips yang kemudian menembakan bola dan melebar di area penalti, sebagaimana QPR semakin percaya diri untuk meningkatkan intensitas serangan. Austin kembali nyaris mencetak gol dengan laga yang masih berlangsung 29 menit, saat ia mendapatkan bola di luar pertahanan Spurs dan menghujamkan tendangan kaki kirinya tepat ke arah mistar gawang.
QPR menyesali terbuangnya peluang tersebut, saat Kane menyambut tendangan bebas Andros Townsend melalui sundulannya, memanfaatkan pertahanan tuan rumah yang tidak terorganisir dengan baik, dan Green yang sudah terlanjur keluar dari gawangnya hanya bisa terpaku.
Klaim penalti Isla tak digubris wasit, ketika ia terjatuh saat dihadang Lloris, yang sekali lagi dapat mengamankan upaya dari Austin di perpanjangan waktu babak pertama setelah Green berhasil mengagalkan sepakan keras Walker yang sempat membentur salah seorang pemain.
Spurs mengawali babak kedua dengan baik, di mana sepakan melengkung Christian Eriksen masih mengenai tiang gawang dan Kane mencoba me-rebound bola tersebut, namun upayanya masih melebar dari sisi gawang. Giliran Townsend yang melewatkan peluang di menit ke-49 ketika bola Steven Caulker berhasil tercuri, sementara Eriksen gagal untuk mengalamatkan bola kepada Nacer Chadli saat Spurs menggempur QPR pada serangan balik.
Sebuah pola permainan langsung ke arah Zamora terbukti bermanfaat bagi QPR, di mana laju sepakannya masih dapat ditahan oleh Lloris didekat tiang gawang pada menit ke-57. Rekan penyerang Zamora, Austin, secara tak terduga menjadi pahlawan dua menit kemudian ketika ia menghalau tendangan Eriksen sebelum melewati garis gawang saat ia ikut turun ke pertahanan timnya.
Pertengahan babak kedua, tekanan yang dilancarkan Spurs dimanfaatkan Kane yang berhasil menerobos jebakan offside QPR yang buruk, dan ia berhasil melewati Green dan mencetak gol bagi timnya.
Tak lama berselang, Sandro lalu menghujamkan tendangan dari area kotak terlarang yang berakhir menjadi skor bagi kubunya sendiri, di saat Austin masih melakukan protes penalti saat Nabil Bentaleb mengagalkan tembakan jarak dekat nya.
Namun, wasit Craig Pawson lagi-lagi tak bergeming, yang memungkinkan tim Mauricio Pochettino untuk meraih kemenangan back-to-back Barclays Premier League usai kekalahan di babak final Piala Liga melawan Chelsea. Tiga poin ini kembali mengangkat Spurs ke urutan keenam, tiga poin di bawah Manchester United, urutan terakhir untuk meraih tiket ke Liga Champions.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar