Minggu, 08 Maret 2015


Coutinho Tahan Harapan Gelar Man City

Pemain Brasil itu menjadi penentu kemenangan untuk dua musim beruntun atas sang juara dengan skor 2-1

Penentu kemenangan Liverpool Philippe Coutinho berduel dengan Pablo Zabaleta
Philippe Coutinho menjadi pukulan besar bagi harapan gelar Barclays Premier League Manchester City, dengan gol penentu dalam kemenangan 2-1 Liverpool di Anfield pada hari Minggu.
 
Dengan Chelsea yang berlaga di final Capital One Cup pada pertandingan selanjutnya hari ini, City bisa saja memperpendek jarak dua poin dari sang pimpinan klasemen, tetapi gol yang menakjubkan dari Coutinho memberikan Liverpool kemenangan penting dalam upaya mereka untuk finis di posisi empat besar. Pemain yang sama mencetak gol kemenangan pada laga yang sama juga musim lalu. Walaupun saat itu akhirnya City mampu pulih dari hadangan Liverpool, namun saat ini untuk dapat menyalip Chelsea memerlukan perjuangan yang berat.
 
Jordan Henderson membawa pertandingan menjadi hidup setelah 11 menit dengan gol ketiganya di liga musim ini bagi tuan rumah, pemain berusia 24 tahun itu berhasil menyarangkan bola ke sudut atas gawang dari jarak 20 meter. City dapat menyamakan kedudukan sebelum pertengahan babak pertama dengan gol ke-50 Edin Dzeko di Barclays Premier League, hasil dari umpan cantik Sergio Aguero.
 
Setelah aksi menawan di 45 menit pertama, tensi permainan di babak kedua menurun sampai Coutinho menjadi pahlawan timnya 15 menit sebelum laga usai, pemain asal Brasil tersebut melancarkan tendangan melengkung dari sisi kiri tepi area penalti. Tim asuhan Manuel Pellegrini berjuang untuk kembali menyamakan kedudukan, namun upaya mereka sia-sia dan City tetap lima poin di belakang Chelsea yang masih memiliki satu pertandingan lagi, sementara Liverpool yang sampai di posisi kelima, setingkat dengan Arsenal pada peraihan poin, yang akan melawan Everton pada pertandingan selanjutnya hari itu.
 
Awal laga yang sengit didominasi oleh Liverpool, yang membuat empat perubahan dari kekalahan mereka oleh Besiktas di UEFA Europa League pada hari Kamis, dengan Adam Lallana yang dua kali nyaris mencetak gol.
 
Upaya pertama Lallana berhasil diselamatkan oleh Joe Hart setelah menerima umpan yang sangat baik dari Coutinho, dan meskipun upaya kedua dapat mengalahkan kiper City tersebut, asisten wasit telah mengangkat benderanya menandakan offside.
 
Kekecewaan tuan rumah memudar dengan cepat saat Henderson menghujamkan tembakannya dari tepi area penalti di menit ke-11.

Coutinho kembali unjuk gigi saat ia merebut bola dari penguasaan Vincent Kompany sebelum berkolaborasi dengan Raheem Sterling untuk mengalirkan bola ke Henderson di sayap kiri. Kapten Liverpool tersebut berhasil menusuk ke jantung pertahanan dan membuat Hart tidak dapat berbuat banyak dengan tembakan yang sangat keras ke pojok kanan atas gawang.
 
City, yang juga membuat empat perubahan setelah kekecewaan di laga Eropa pertengahan pekan lalu saat melawan Barcelona, merespons kuat, Aguero mengirimkan tembakan rendah yang membentur mistar satu menit setelah gol pembuka Henderson.

Sang juara terus menekan dan berkat kerja sama passing yang menawan antara Yaya Toure, David Silva dan juga Aguero memungkinkan Dzeko untuk menyamakan kedudukan di menit ke-25.

Sang penyerang menerima sontekan passing sempurna dari Aguero sebelum menceploskan bola melewati Simon Mignolet dari jarak 12 yards.

Lallana memiliki kesempatan untuk mengembalikan keunggulan Liverpool sebelum rehat, melalui kerja sama passing dengan Lazar Markovic, namun upayanya masih melenceng dari gawang yang di kawal Hart.

Kedua kubu membuang sejumlah peluang di awal babak kedua ketika Aguero dan Sterling sama-sama gagal mengkonversi peluang mereka dari dalam kotak terlarang, sementara upaya kedua Lallana harus dianulir oleh asisten wasit.

Silva kemudian menyia-nyiakan posisi yang sangat menjanjikan bagi City, dengan tendangan bebas yang terlalu melambung.

Penyiaan kesempatan tersebut harus dibayar mahal oleh City saat permainan menekan Liverpool akhirnya membuahkan hasil, Coutinho yang menusuk dari sayap kiri, berhasil  memperdaya Samir Nasri dan Pablo Zabaleta untuk memastikan kemenangan.

Tak berakhir sampai disitu, Aguero nyaris mengamankan satu poin bagi City dengan sebuah sepakan rendah setelah 79 menit bermain. Kendati begitu tim pengunjung tidak dapat menemukan gol kedua yang sekaligus menguntungkan Chelsea dalam perebutan trofi juara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar