Minggu, 08 Maret 2015

Allardyce Nantikan Ujian Berat Dari Chelsea

Manajer West Ham katakan timnya harus usahakan yang terbaik menghadapi pimpinan BPL

Allardyce ingin West Ham meneruskan kinerja mereka di Spurs
Sam Allardyce tidak mengharapkan keringanan apapun dari Chelsea ketika mereka mengunjungi West Ham United pada hari Rabu di Barclays Premier League.
Pimpinan liga memenangkan trofi pertama mereka sejak kepulangan Jose Mourinho ke Chelsea sebagai manajer pada musim panas 2013, ketika mereka mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 di Capital One Cup pada hari Minggu.
West Ham telah merosot ke posisi sembilan dalam tabel klasemen BPL, setelah hanya meraih satu kemenangan sejak Natal, namun perjalanan itu juga dihiasi hasil imbang yang mengesankan atas Tottenham Hotspur dan Manchester United. Allardyce mengatakan pihaknya akan meneruskan kinerja mereka dan berada dalam performa terbaik untuk memberikan kesulitan terhadap tim yang dipujinya karena konsistensi mereka.
"Skuad Jose jarang tergelincir, itu sebabnya mereka begitu baik," kata Allardyce kepada whufc.com. "Pengharapan pada pemain Chelsea sangat besar, dari manajer, tetapi juga tekanan untuk manajer nya. Mereka tidak diizinkan untuk melepaskan kondisi terbaik mereka, itu adalah permintaan Jose kepada para pemainnya.
"Dengan Chelsea, saya perkirakan mereka akan bermain sangat efisien, mereka adalah yang terbaik dalam melakukan hal itu, mereka tim yang membuat kesalahan paling sedikit, itulah mengapa mereka berada di puncak klasemen Liga Premier."
"Kami harus kembali ke tingkat kinerja seperti pada saat menghadapi Tottenham. Kami akan bermain sebaik-baiknya besok malam, dan masih juga kalah karena Chelsea adalah yang terbaik, tetapi kami akan mencoba berikan yang terbaik yang kami bisa."
West Ham akan melakoni pertandingan tersebut setelah kekalahan kandang 3-1 oleh Crystal Palace pada hari Sabtu, dan Allardyce menyesali ketidakmampuan timnya untuk menghadapi ancaman bola-mati the Eagles. Tetapi dia terdorong oleh debut pemain anyar Nene, dimana serangannya membentur mistar Palace setelah turun dari bangku cadangan, dan ia merasa bahwa mantan striker Paris Saint-Germain tersebut belum mengerahkan seluruh kemampuannya.
"Dia [Nene] memiliki kemampuan untuk mengubah permainan, sangat disayangkan bahwa tendangannya saat itu tidak masuk. Itu adalah momen yang sangat menentukan dan mungkin saja merubah hasil akhir.
"Kekecewaan utama kami adalah pada terbuangnya begitu banyak waktu dalam latihan menghadapi bola-mati Palace dan ternyata upaya itu tak membuahkan hasil."
Mourinho mengharapkan laga yang berat melawan West Ham, kendati hasil buruk mereka di beberapa laga terakhir.
"West Ham adalah tim yang bagus, "ujar Mourinho seperti yang dilansir chelseafc.com. "Mereka bisa menjadi apapun juga: bertahan dengan kokoh, sangat berbahaya saat menyerang, sangat berbahaya dalam memainkan sepak bola langsung dengan mengirimkan bola panjang kepada target-man mereka, dan juga sangat berbahaya dalam menyerang ruang-ruang kosong dan mencoba untuk memainkan serangan balik dengan pemain-pemain cepat seperti [Diafra] Sakho dan [Enner] Valencia.
"Mereka memiliki sejumlah pola permainan yang berbeda, dan begitu pula dengan cara berpikir tentang permainan ini. Dengan pelatih yang sangat baik seperti Sam, akan selalu sulit untuk menghadapi mereka."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar