Mourinho Capai Rekor Seratus Tanpa Kebobolan
Manajer Chelsea menjadi yang tercepat dalam meraih rekor 100 kali tanpa kebobolan di BPL
Mourinho mencatatkan 100 kali tanpa kebobolan dalam laga BPL ke-185 selama mengarsiteki Chelsea
Kemenangan 1-0 Chelsea di kandang West Ham United pada hari Rabu tidak hanya menjaga jarak empat poin atas Manchester City dalam perebutan gelar Barclays Premier League, tetapi juga mencatatkan rekor tanpa kebobolan ke-100 Jose Mourinho dalam kompetisi ini.
Dalam mencapai prestasi tersebut, Mourinho adalah yang tercepat dalam mencapai angka seratus, di atas dua pelatih saingannya: Sir Alex Ferguson dan Rafael Benitez. Di sini kita dapat mencermati beberapa statistik dibalik pertahanan kokoh Mourinho sebagai manajer Chelsea, dan bagaimana dua kali juara Barclays Premier League ini memuncaki semua rekor jika dibandingkan dengan rival-rivalnya.
Pertandingan yang dimainkan untuk mencapai 100 tanpa kebobolan
Manajer
|
Jumlah Pertandingan BPL
|
Jose Mourinho
|
185
|
Alex Ferguson
|
214
|
Rafael Benitez
|
222
|
Arsene Wenger
|
234
|
George Graham
|
265
|
David Moyes
|
305
|
Martin O'Neill
|
314
|
Steve Bruce
|
343
|
Sam Allardyce
|
357
|
Harry Redknapp
|
380
|
"Ada sebuah pertandingan ketika Anda membutuhkan kualitas untuk dapat menang, dan ada juga ketika Anda membutuhkan keberuntungan, yang lainnya adalah ketika Anda harus beradaptasi dengan lawan dan kami harus melakukannya dengan [John] Terry, [Gary] Cahill dan [Kurt] Zouma untuk gaya permainan langsung, dan [Thibaut] Courtois telah menakjubkan dalam segala hal, "kata Mourinho setelah menang di Boleyn Ground.
Pujian Mourinho dicurahkan pada lini pertahanan nya termasuk Zouma, yang bermain di peran lini tengah yang tidak biasa, mencerminkan pentingnya menempatkan dia pada kualitas defensif. Ini adalah sebuah perhatian terhadap apa yang banyak dianggap orang sebagai permainan yang kurang menarik, dan hal ini telah membantu pelatih asal Portugis tersebut meraih rekor pertahanan terbaik dalam sejarah kompetisi.
Rasio tanpa kebobolan seorang manajer (100+ pertandingan)
Manajer
|
Pertandingan
|
Tanpa Kebobolan
|
%
|
Jose Mourinho
|
185
|
100
|
54%
|
Rafael Benitez
|
254
|
114
|
45%
|
Alex Ferguson
|
810
|
359
|
44%
|
Arsene Wenger
|
704
|
275
|
39%
|
George Graham
|
287
|
107
|
37%
|
David Moyes
|
461
|
148
|
32%
|
Martin O'Neill
|
359
|
113
|
31%
|
Sam Allardyce
|
427
|
121
|
28%
|
Steve Bruce
|
382
|
108
|
28%
|
Harry Redknapp
|
641
|
181
|
28%
|
Dengan 100 kali tanpa kebobolan dalam 185 pertandingan, Mourinho mencatatkan peraihan tersebut dengan 29 laga lebih sedikit dibandingkan mantan manajer Man Utd Ferguson. Yang lebih mengesankan lagi adalah kenyataan bahwa Mourinho lebih sering tanpa kebobolan di kompetisi dibandingkan Chelsea yang diarsiteki manajer lain. Pencapaian 100 kali tanpa kebobolan Mourinho dari 185 kesempatan memberinya rekor rasio dengan 54 persen.
Untuk menempatkannya dalam konteks lebih lanjut, jarak 9% dalam rasio yang memisahkan Mourinho dari mantan manajer Liverpool Benitez, yang merupakan pesaing terdekatnya, lebih besar dari perbedaan poin persentase 10 manajer berikutnya di bawah pelatih asal Portugis tersebut.
Rasio tanpa kebobolan seorang manajer
Manajer
|
Pertandingan
|
Tanpa Kebobolan
|
%
|
Jose Mourinho
|
185
|
100
|
54
|
Rafael Benitez
|
254
|
114
|
45
|
Roberto Mancini
|
133
|
59
|
44
|
Alex Ferguson
|
810
|
359
|
44
|
Carlo Ancelotti
|
76
|
33
|
43
|
Bruce Rioch
|
38
|
16
|
42
|
Claudio Ranieri
|
146
|
58
|
40
|
Gianluca Vialli
|
94
|
37
|
39
|
Arsene Wenger
|
704
|
275
|
39
|
Manuel Pellegrini
|
66
|
25
|
38
|
Kenny Dalglish
|
238
|
90
|
38
|
Bahkan termasuk para manajer yang mencatatkan kurang dari 100 kali tanpa kebobolan, Mourinho masih bertengger di puncak rekor dengan jarak yang lebar. Roberto Mancini, peraih gelar Barclays Premier League bersama Manchester City di tahun 2012, hanya mencatatkan tingkat keberhasilan 44% dari 133 pertandingan nya. Rekan senegara Mancini, Carlo Ancelotti, yang mengangkat trofi bergengsi tersebut bersama Chelsea di tahun 2010, hanya terpaut sedikit dibelakang rekor tersebut.
Kebobolan per pertandingan
Manajer
|
Pertandingan
|
Kebobolan
|
Per Pertandingan
|
Jose Mourinho
|
185
|
116
|
0.63
|
Rafael Benitez
|
254
|
209
|
0.82
|
Roberto Mancini
|
133
|
111
|
0.83
|
Bruce Rioch
|
38
|
32
|
0.84
|
Carlo Ancelotti
|
76
|
65
|
0.86
|
Alex Ferguson
|
810
|
703
|
0.87
|
Gianluca Vialli
|
94
|
87
|
0.93
|
Arsene Wenger
|
704
|
670
|
0.95
|
Manuel Pellegrini
|
66
|
64
|
0.97
|
Claudio Ranieri
|
146
|
142
|
0.97
|
Pada musim pertamanya di Stamford Bridge, Chelsea hanya kebobolan 15 gol saat mengangkat Trofi di musim 2004/05, yang sekaligus menjadi catatan rekor di Barclays Premier League saat itu. Di musim berikutnya gawang mereka kebobolan sebanyak 22 kali.
Meskipun rekor tersebut dapat ditandingi oleh penampilan Chelsea di musim ini setelah 27 laga, pada tingkat rasio kebobolan gol 0.81 tiap pertandingan, rekor keseluruhan Mourinho sebanyak 0.63 gol kebobolan per pertandingan secara signifikan masih lebih baik dibanding rival terdekatnya, Benitez.
Sekali lagi, jarak antara Mourinho dan pelatih asal Spanyol itu lebih besar jika dibandingkan antara Benitez dan pelatih di urutan ke-10 Claudio Ranieri, yang memberikan tongkat manajer kepada penerusnya Mourinho di Stamford Bridge tahun 2004.
Secara kebetulan, Chelsea akan melakoni pertandingan Barclays Premier League berikutnya melawan tim Southampton yang mencatat rekor kebobolan paling sedikit di divisi ini dengan 20 gol, di Stamford Bridge pada hari Minggu 15 Maret.